Aplikasichat.com – Seiring dengan berkembangnya perangkat gaming yang menawarkan performa grafis luar biasa khas gaming next generation, dibarengi dengan karya-karya game baru yang tidak kalah luar biasa. Hal tersebut menyangkut visual grafis, gameplay, plot dan elemen tingkat lanjut lainnya. Namun sayangnya, bagi sebagian gamers, karya game terbaru ini dirasa begitu mahal untuk dimiliki, baik versi digital atau kaset fisik.
Maka dari itu, banyak para pemain yang mengakali permasalahan tersebut dengan cara sharing akun game untuk bisa bermain, tapi tidak harus mengeluarkan budget tinggi. Mulai dari PS Plus, Xbox, Game Pass, hingga PC Game Pass menjadi pilihan para pemain untuk bisa sharing akun game dengan harga yang lebih terjangkau pastinya.
Lalu, apakah sebenarnya sharing akun game itu diperbolehkan dan apa dampaknya bagi para pemain selaku pemilik aslinya? Daripada kamu kebingungan, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Also Read
Apa Itu Sharing Akun Game?
Bagi kamu yang mungkin kurang familiar dengan istilah sharing akun game, praktik ini sederhananya membuat satu akun game yang berbayar bisa diakses lebih dari satu orang atau pengguna. Adapun akun-akun yang berisi game ini biasanya dibeli melalui sejumlah platform seperti PlayStation Store, Microsoft Store, Steam atau Epic Games Store.
Caranya adalah dengan memberikan username dan password dari akun game yang kamu gunakan kepada orang lain seperti teman maupun keluarga. Hal ini menjadi alasan kenapa sharing akun game bisa membuat lebih hemat biaya, tapi tetap bisa memainkan game-game di dalamnya. Hanya saja, sejumlah orang menjadikan sharing akun game ini sebagai ladang bisnis dengan menyewakan akun kepada pihak yang tertarik.
Biaya sewa ini tentu lebih murah dibandingkan harus membeli game sendiri. Apalagi beberapa layanan akun game memberikan akses kepada banyak pilihan game untuk bisa diakses dengan sekali membayar. Pertanyaannya adalah, apakah sharing akun game diperbolehkan?
Apakah Sharing Akun Game Diperbolehkan?
Pada dasarnya, sharing akun game dianggap melanggar ketentuan penggunaan atau terms of Service oleh para pengembang game. Tentunya, mereka ingin setiap pemain menggunakan akun milik pribadi masing-masing yang terdaftar atas nama sendiri. Hal ini jelas berimbas kepada pemilik akun itu sendiri yang kemungkinan akun game miliknya akan dianggap bermasalah.
Bahkan, hal ini bisa berpengaruh terhadap masalah hukum. Ditambah kebanyakan platform game digital seperti Steam atau PlayStation Network secara jelas menyatakan jika akun yang dibuat untuk membeli koleksi game tidak boleh dibagikan, dijual atau disewakan. Ketika terjadi pelanggaran, bukan tidak mungkin kamu akan diberikan sanksi yang serius.
Uniknya, selain platform yang sangat keras dengan permasalahan sharing akun game, pihak developer juga memberikan aturan untuk melarang praktik tersebut. Misalnya saja World of Warcraft atau League of Legends yang tegas memberikan larangan dengan mengharuskan setiap pemain mempunyai akun terdaftar menggunakan identitas sendiri dan tidak memberikan akses akun kepada pihak lain.
Selain itu, ada Growtopia yang bahkan akan memberikan sanksi berat berupa pemblokiran akun permanen untuk para pelanggar yang kedapatan melakukan sharing akun game. Hal ini berarti memang jelas bahwa sharing akun game dilarang keras.
Dampak Sharing Akun Game
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa dampak dari sharing akun game secara ilegal berkaitan dengan sanksi pemblokiran atau hukum. Namun ada juga dampak lain yang justru merugikan kamu sebagai pemilik akun asli. Hal ini berkaitan dengan data yang digunakan untuk membuat suatu akun game.
Bisa saja, akses menuju akun justru berpotensi disalahgunakan untuk mengakses atau mengganti password tanpa sepengetahuan kamu. Hal ini menyebabkan kamu tidak dapat mengakses kembali sebagai pengguna aslinya. Apalagi ketika akun sudah berisi banyak progres game yang memang dikumpulkan.
Apabila akun kamu berhasil diakses secara keseluruhan, dampaknya adalah mereka bisa mengganggu pemain lain seperti melakukan provokasi atau trolling, menghina dan menggunakan cheat ketika bermain. Dampaknya jelas ke kamu yang sama sekali tidak menggunakannya karena memang tidak bisa mengakses akun game tersebut.
Pada dasarnya, praktik sharing akun game sendiri dijumpai karena para pemain yang mengalami kesulitan di dalam mengakses game-game bagus karena harga game yang dirasakan semakin mahal. Hal ini jelas sebagai langkah untuk menghemat biaya, tapi tetap bisa memainkannya melalui konsol maupun perangkat gaming kesayangan.
Disisi lain, kamu tetap bisa mendapatkan beberapa game keren dengan harga lebih terjangkau melalui promo di waktu tertentu seperti promo PlayStation Holiday Sale, Steam Summer Sale dan masih banyak lainnya lagi. Biasanya pada promo ini harga-harga game yang ditawarkan sudah dipotong diskon mencapai 70 persen lebih.
Demikian penjelasan mengenai sharing akun game. Semoga dengan adanya penjelasan di atas tidak ada lagi yang melakukan sharing akun game, ya.












